Hari ini saya membuat keputusan yang sederhana. Namun dibalik kesederhanaan itu saya meletakkan harapan yang besar. Hari ini saya memulai menulis dalam sebuah kolom web SMPN 1 Bringin. Harapan saya tulisan ini secara rutin saya lakukan setiap hari Senin. Ya, sederhana. Menulis. Tapi ini membutuhkan semangat yang besar. Mengapa? Untuk menulis secara rutin setiap hari Senin, bukan perkara remeh, butuh kompetensi literasi yang bagus.
Kolom ini saya beri nama “Obrolan KS”. KS bukan singkatan dari jabatan kepala sekolah, tetapi “Kedai Spirit”. Mengapa Kedai Spirit? Kedai biasanya tempat orang singgah, berbincang, dan menikmati sajian. Spirit berarti semangat, jiwa, atau kekuatan batin yang menggerakkan seseorang untuk berbuat. Harapan saya, Bapak Ibu guru beserta seluruh warga sekolah bisa memanfaatkan waktu jeda sejenak untuk menikmati bacaan dalam kolom ini. Untuk kemudian ngobrol santai melalui komentar. Saya berharap komentar yang ada merupakan komentar yang saling menopang, menguatkan, dan bisa jadi menghibur. Dengan itu kita bisa rehat, dari penat, jenuh, ataupun atau toksin toksin kerja lainnya.
Maka Kedai Spirit adalah ruang singgah untuk menyegarkan jiwa dan menyalakan kembali semangat kebaikan. Melalui kolom ini, mari kita saling menginspirasi untuk terus melayani dan membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang kompeten dan berkarakter mulia. Sebab, menjadi guru bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan perjalanan menemukan makna hidup. Semoga Kedai Spirit menjadi teman bertumbuh, tempat kita kembali mengingat mengapa kita memilih menjadi pendidik: menyalakan cahaya kebaikan dalam diri setiap anak. Bagaimana Bapak Ibu?!




Tinggalkan Balasan